Rihana Thalib

May 31, 2012 3:26 am 3:26 am 3:26 am

(Source: viara, via hijabonita)

May 29, 2012 10:03 pm 10:02 pm

Gadis Arab & Prancis

Bismillah..

Suatu sore di Paris, seorang ukhti yang menggunakan niqab (cadar) memasuki minimarket. Setelah selesai berbelanja, ia hendak membayar di kasir.

Kasir nya adalah seorang gadis Arab yg tidak berhijab. Sambil memasukan belanjaan ukhti tersebut, kasir itu berkata dengan sinis:

“Kau tau, orang-orang sepertimu membawa banyak masalah bagi kita semua imigran disini. Seharusnya kita disini sebagai imigran hanya berdagang, dan mencari aman saja. Kalau kau hendak mempraktikan agamamu, baiknya kamu pulang saja ke negaramu di Arab!”

Ukhti berniqab itu kemudian membuka penutup kepala nya sebagian,
Ternyata ia adalah seorang gadis berkulit putih bermata biru dan berambut pirang.
Ukhti itu berkata pada kasir:

“Sesungguhnya aku adalah wanita asli Perancis. Disini adalah negaraku. Dan ini adalah agamaku. Islamku. Engkau telah menjual agamamu demi sedikit uang semata. Dan aku telah MEMBELI nya.”

May 27, 2012 6:56 am 6:55 am

“Tetapi kamu memilih kehidupan dunia, sdg kehidupan akhirat adalah lbh baik & lbh kekal” (QS 87:16-17).

Ibnu Katsir menjelaskan org yg memilih kehidupan dunia itu tampak pd sikapnya yg mengambil semua kenikmatan & kesenangan di dunia ini saja. Sgt sdkt usaha mereka utk akhiratnya. Seakan-akan usaha akhirat pekerjaan sampingan.

“Barangsiapa yg mencintai dunia-nya, maka ia akan menyengsarakan akherat-nya. Dan barangsiapa yg mencintai akherat-nya, maka ia akan menyengsarakan dunia-nya, maka kejarlah yg kekal drpd yg fana” (HR Ahmad)

Hafshah, seorang yg sgt dkt dgn Umar semasa menjabat khalifah, selalu menolak makan bersamanya, krn terlalu sederhana. Ia mengatakan bahwa makanan keluarganya lebih baik drpd makanan Umar. Umar berkata,
“Kalau aku mau, aku dpt menikmati makanan terbaik & pakaian terindah. Tetapi aku sisakan kesenanganku utk hari akhir”.

Allah berfirman:
“Kesenanganmu tlh kamu habiskan dlm kehidupanmu di dunia & kamu tlh bersenang-senang dgnnya”. (QS 46: 20)

Umar bercerita, “Aku pernah minta izin menemui Rasulullah. Aku mendapatkan beliau sdg berbaring diatas tikar yg sgt kasar. Sebagian tubuh beliau berada diatas tanah. Beliau hanya berbantal pelepah kurma yg keras. Aku ucapkan salam kepadanya & duduk di dekatnya. Aku tidak sanggup menahan tangisanku.”
R : “Mengapa engkau menangis?”
U : “Bagaimana aku tidak menangis, tikar ini telah menimbulkan bekas pada tubuhmu. Engkau ini Nabi Allah, kekasih-Nya. Kekayaanmu hanya yg aku lihat skrg ini. Padahal disana, Kisra & Kaisar duduk di atas katil emas berbantalkan sutra”.
R : “Mereka tlh menyegerakan kesenangannya skrg jg, kesenangan yg cpt berakhir. Kita adalah kaum yg menangguhkan kesenangan kita utk hari akhir. Perumpamaan hubunganku dgn dunia spt org yg bepergian pd musim panas. Ia berlindung sejenak di bwh pohon, kemudian brgkt & meninggalkannya” (HR Tirmidzi)

“Apakah km puas dgn kehidupan dunia sbg ganti kehidupan akhirat? Pdhl kenikmatan hidup dunia (dibanding) akhirat hanyalah sedikit” (QS 9:38)

May 26, 2012 9:10 pm 9:10 pm 9:08 pm

(Source: zaynslaugh, via 4rhamk)